Facebook Comments
Jakarta Sudah sewajarnya film-film bergenre horor menawarkan setting yang angker nan menyeramkan. Beberapa sineas memilih untuk syuting di lokasi yang ‘aman’ dari makhluk tak kasat mata dan berusaha keras menghidupkan sisi angker lewat properti yang digunakan.
Namun, tak sedikit dari sineas yang berani menggunakan lokasi asli yang memang terkenal angker. Beberapa di antaranya bahkan dijadikan benang merah dari cerita filmnya. Hal tersebut tentu memberikan sensasi tersendiri bagi pemain, kru serta penonton. Berikut Bintang.com rangkumkan lima lokasi angker yang jadi tempat syuting film.
Lawang Sewu. Keangkeran dari bangunan yang berlokasi di Semarang ini sudah tak diragukan lagi. Berdiri sejak 1904, Lawang Sewu merupakan markas bagi tentara Jepang sekaligus tempat penyiksaan dan pembunuhan orang Belanda.
Sebelum dikeluarkan larangan, Lawang Sewu kerap dijadikan lokasi syuting. Bahkan, film Lawang Sewu pernah dibuatkan pada 2007 silam dengan menggaet Thalita Latief, Marcell Darwin, Nuri Maulida dan Tsania Marwa sebagai pemainnya.
Lawang Sewu, Semarang, Jawa Tengah. Foto: via jayanjayan.com
Ohio State Reformatory atau Mansfield Reformator menjadi salah satu penjara paling menyeramkan di Amerika Serikat. Penjara yang dibangun sejak 1886 ini sudah tak berfungsi lagi dan dimanfaatkan untuk lokasi syuting salah satunya film The Shawshank Redemption (1994) yang dibintangi Tim Robbins dan Morgan Freeman.
Sebelum menjadi penjara, tempat ini merupakan tempat rehabilitasi bagi anak muda yang bermasalah. Sisi angker dapat dirasakan pengunjung ketika menyusuri lorong yang seakan-akan mendengar suara tangisan tahanan dari balik jeruji besi.
Ohio State Reformatory. Foto: via mansfieldtourism.com
TPU Jeruk Purut. Bulu kuduk sebagian orang mungkin langsung beridiri ketika mengunjungi pemakaman di malam hari. Terletak di pusat kota, tak lantas membuat tempat ini ‘ramah’. Makhluk-makhluk tak kasat mata sering menampakkan dirinya pada warga sekitar. Yang paling terkenal adalah hantu pastor kepala buntung.
Pada 2006 lalu, urban legend dari lokasi ini pernah diangkat ke layar lebar dengan judul Hantu Jeruk Purut. Seperti dilansir Liputan6, Angie sebagai pemain utamanya sempat merasakan hal-hal mistis selama syuting. Dua tahun berselang, Nayato Fio Nuala pun membuat film Hantu Perawan Jeruk Purut yang dibintangi oleh Ratu Felisha, Reza Palevi dan Miller.
RSS