Facebook Comments
Jakarta – Lembaga studi Australian Strategic Policy Institute pada Juli 2009 merilis temuannya terkait dengan penanganan narapidana teroris di Indonesia. Menurut Australian Strategic Policy Institute, bebasnya kader Jamaah Islamiyah dan terputusnya mereka dari lingkaran utama kelompok Jamaah Islamiyah, berpeluang menumbuhkan generasi baru kelompok radikal. Beberapa hari kemudian meledaklah bom di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton.
Setelah sekian lama upaya pemberantasan terorisme hanya diisi penangkapan, aksi teror berupa ledakan bom dan penembakan terjadi di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis, 14 Januari 2016. Peristiwa itu menjadi bukti belum berhasilnya penumpasan teroris di Indonesia.
Saat ini, setidaknya ada dua guru besar terorisme di Indonesia yang dikaitkan dengan pelaku bom Thamrin. Menurut pengamat terorisme, Zaki Mubarok, dua tokoh yang masih menjadi panutan teroris itu adalah Abu Bakar Baasyir dan Oman Abdurahman.
RSS